Wakil Bupati Soppeng Supriansa, SH, MH menghadiri Acara Pembukaan Pelatihan Petugas Pencacah dan Sosialisasi Mekanisme Pemutakhiran Mandiri (MPM) Data Terpadu Program Penanganan Fakir Miskin Tahun 2017 di aula pertemuan dinas pendidikan jalan Salotungo Kecamatan Lalabata Kabupaten Soppeng, Kamis, 30 Nopember 2017.
Ketua panitia H.Nurdin, S.Sos, M.Si Kepala Dinas Sosial kabupaten Soppeng dalam laporannya menyampaikan bahwa salah satu dasar dilaksanakan kegiatan ini adalah Keputusan Menteri Sosial Nomor 57/HUK/2017 tentang Penetapan Data Terpadu Program Penanganan Fakir Miskin.
“Tujuan pelatihan ini adalah untuk memberdayakan dan mempercepat pemutahiran data terpadu dan data mandiri program penanganan fakir miskin di kabupaten Soppeng tahun 2017” ungkap Nurdin.
Kepala Dinas Sosial juga menyampaikan bahwa dalam menyikapi Program Penanganan fakir Miskin (PPFM) melalui Mekanisme Pemutakhiran Mandiri (MPM) dalam rangka Penanggulangan Kemiskinan di Kabupaten Soppeng Tahun 2017, dimana telah merekrut sebanyak 70 orang Pencacah yang bertugas setiap Desa/Kelurahan dengan lebih awal mengikuti Pelatihan Pencacah dan Selanjutnya, melakukan tugas mulia sesuai wilayah tugasnya yaitu,Integrasi dengan masyarakat kurang mampu untuk mengidentifikasi dan memverifikasi dengan data Terpadu dan Data Mndiri Program Penanganan Fakir Miskin dalam Rangka Penanggulangan Kemiskinan di Kabupaten Soppeng Tahun 2017
Wakil Bupati dalam sambutannya mengatakan bahwa di ujung penalah para pencacah yang menentukan status masyarakat itu miskin atau tidak miskin untuk mendapat bantuan atau tidak.
“Pencacah harus mempunyai semangat yang tinggi dalam melaksanakan tugas dan harus mengetahui jiwa dan kondisi masyarakat yang dihadapi dengan baik dan benar karena Bupati tidak mau menyalah gunakan dana bantuan pada orang yang tidak berhak” jelas Supriansa.
“Program Penanganan Fakir Miskin melalui Mekanisme Pemutakhiran Mandiri (MPM) maka Pemerintah Kabupaten Soppeng mempunyai sistem Integrasi Kesejahteraan Masyarakat dalam hal “Berdiri di Kaki Sendiri” yang Relevan dengan Visi Misi Pemerintah Daerah Kabupaten Soppeng, Pemerintahan yang Melayani dan Lebih Baik, bukan sekedar ucapan, tetapi akan mewujudkan dengan bukti nyata” kata Supriansa
Selain itu, kata Supriansa, Petugas/Pencacah tidak boleh mundur hanya karena menghadapi masyarakat yang pemarah atau saat bertugas menghadapi cuaca yang sangat ekstrim karena insya Allah Kita akan upayakan ada pendataan/pencacahan setiap tahun guna mendapatkan data yang akurat.
“Benar atau Salahnya data itu tergantung dari pencacah itu, dan bergandeng tanganlah serta kerjasamamalah yang baik untuk membangun kabupaten soppeng” harap Supriansa.
Turut hadir Para Kepala SKPD terkait, Para pemateri dari TKPKD dan tim koordinasi data terpadu dan data mandiri Kabupaten Soppeng, Para camat beserta Kades dan Lurah,