sinar-dua-300x225Soppeng. Wakil Bupati Soppeng Supriansa, SH, MH mengadakan pertemuan dengan Pihak PLN guna Supriansa mendengarkan klarifikasi PLN terkait daya penerangan lampu jalan, di Ruang Wakil Bupati, pada hari Selasa tanggal 1 Nopember 2016.
Supriansa tidak menyetujui tindakan PLN yang menyatakan daya KWH untuk penerangan lampu jalan tidak mencukupi untuk menerangi Jalan dan tempat –tempat ibadah di Kab. Soppeng
Dari hasil kalkulasi perhitungan penggunaan KWH Pemda dan PLN mengambil patokan lampu lead 40 watt, menghasilkan Rp 44.880 per titik, jika di estimasi kan dalam setahun hanya Rp 1,6 Milyar, sedangkan sebelumnya dalam setahun pemda harus menggelontorkan Rp 5,1 Milyar.
” Jadi kita sepakat, kita akan menggunakan estimasi Rp 1,6 Milyar, kita tetap menggunakan post Rp 5,1 Milyar dengan asumsi ada penambahan lampu jalan di 5000 titik,” katanya
Supriansa juga meminta PLN turun kelapangan bersama Pemda untuk mendata semua lampu jalan untuk memberikan data valid, agar kedepannya tidak muncul masalah seperti lampu mati atau daerah yang gelap karena belum dipasangi lampu.

” Yang sangat penting adalah akses menuju dan disekitar mesjid, karena apabila tempatnya terang maka masyarakat tidak takut lagi beribadah ke mesjid terutama pada saat sholat isya dan subuh sehingga Soppeng menjadi Kota Bersinar” jelas Supriansa.
Supriansa mengharapkan Pemkab Soppeng dengan PLN dapat saling memahami dan bersama-sama mewujudkan program Pemerintah Daerah dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Hadir dalam pertemuan ini Sekda, Kadis DPPKAD, Dinas Kebersihan dan Pertamanan, dan  media.
Contact Person
Widya  (085-340-058-812 )