Untuk Mengembangkan Pariwisata di Kab.Soppeng, Ini Yang Harus Dilakukan Pemda

16

Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga Kab.Soppeng melaksanakan pertemuan dengan para kepala Skpd dan koordinator objek wisata se-kabupaten Soppeng di kantor Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga jalan Salotungo No.1 Watansoppeng, Kamis 11 November 2019.

Kepala Bidang pengembangan sumber daya pariwisata Hj.A.Isa Tenrisumpala M. Si mengatakan bahwa kegiatan ini Dalam rangka penyusunan Ramperda rancangan peraturan daerah rencana induk pemgembangan kepariwisataan Daerah (RIPPDA) kabupaten Soppeng tahun 2018 – 2033. Tujuan dilaksanakan kegiatan ini salah satunya adalah setelah adanya RIPPDA ini maka pengembangan pariwisata ke depan sudah terarah sesuai dengan kajian.

Menurut Dr. Syamsu Rijal, S. Sos, M. Pd bahwa Pariwisata merupakan sektor terpenting dalam pembangunan daerah, Pembangunan kepariwisataan diperlukan untuk mendorong pemerataan kesempatan berusaha memperoleh manfaat serta mampu menghadapi tantangan perubahan kehidupan lokal, nasional, dan global.

“Pembangunan kepariwisataan merupakan bagian integral dari pembangunan nasional, Oleh karena itu bahwa pembangunan kepariwisataan harus dilakukan secara sistematis, terencana, terpadu, berkelanjutan, dan bertanggung jawab”ungkapnya.

Namun hal ini, lanjutnya, tetap memberikan perlindungan terhadap nilai nilai yang ada seperti nilai agama, budaya yang hidup dalam masyarakat, kelestarian dan mutu lingkungan hidup seperti kepentingan Nasional.

Menurut salah satu narasumber Syafruddin, SH, MH bahwa potensi Pariwisata di soppeng cukup menjanjikan.

“yang diperlukan sekarang seperti daerah lain adalah keseriusan pemerintah dalam menuntaskan pembangunan sektor ini” jelasnya.

Saya optimis pariwisata di soppeng bisa dikembangkan, yang pertama dilakukan adalah harus menentukan icon utama, ini adalah faktor penentu dalam pengembangan pariwisata suatu daerah.

Turut hadir kepala skpd terkait, kepala bagian hukum Setda, para camat, kepala Desa dan undangan lainnya