Bupati Soppeng H. A. Kaswadi Razak, SE bertindak selaku Pembina Upacara pada Upacara Pembukaan Perkemahan Bakti Satuan Karya Pramuka Bakti Husada Tingkat Daerah I Tahun 2017 se Sulawesi Selatan di lapangan utama Bumi Perkemahan Cabbu e Kelurahan Ompo Kecamatan Lalabata pada hari Kamis tanggal 27/07/2017.
Bupati Soppeng H. A. Kaswadi Razak, SE dalam arahannya menyampaikan bahwa atas nama Pemerintah Daerah menyampaikan Apresiasi dan penghargaan yang setinggi tingginya atas penunjukan Kabupaten Soppeng menjadi tempat Kemah bakti ini yang mana suatu kebanggaan kami beserta seluruh masyarakat Soppeng dan tak lupa juga kami menyampaikan selamat datang kepada peserta di Bumi Latemmamala ini, tentu juga ucapan terima kasih dan penghargaan setinggi tingginya kepada Ketua Kwarda Bapak H.Syahrul Yasin Limpo yang telah mempercayakan kami untuk membacakan sambutan sekaligus sebagai tuan rumah.


“Situasi dan kondisi saat ini tentunya kita di perhadapkan dua masalah besar berkaitan dengan masalah Sosial dan Kebangsaan yaitu masalah Sosial mencakup maraknya penggunaan narkoba, pergaulan bebas yang berakibat tingginya hubungan seksual pra nikah, kekerasan yang melibatkan pemuda sedangkan masalah kebangsaan mencakup rendahnya solidaritas sosial, semangat berkebangsaan yang rendah, semangat persatuan dan kesatuan rendah yang akhirnya berdampak pada rendahnya semangat bela negara dengan ancaman diskriminasi bangsa” Jelas Kaswadi
Kaswadi menambahkan bahwa hal ini menjadi tanggung jawab semua komponen bangsa termasuk gerakan pramuka, gerakan pramuka merupakan pendidikan non formal yang bertujuan untuk membentuk pemuda yang berkarakter, menanamkan semangat kebangsaan dan dibekali keterampilan.


Selain itu Bupati menyampaikan bahwa Saka bakti Husada sebagai bagian dari gerakan pramuka yang membina generasi muda melalui kegiatan pramuka dimana melahirkan pemuda yang mempunyai kecakapan khusus, hal ini dapat menjadi bekal para peserta pramuka untuk menghadapi permasalahan di masa yang akan datang.


“Melalui kegiatan ini, kami berkesempatan untuk mempromosikan potensi wisata yang ada di Kabupaten Soppeng di antaranya permandian Ompo, Makam di Jera Lompoe yang merupakan makam para Raja Raja yang ada di Sulawesi Selatan, Villa Yuliana yang dibangun untuk menyambut kedatangan Ratu Belanda yaitu Ratu Yuliana, Umpungeng yang merupakan titik tengah Indonesia, Lamumpatue yang merupakan tempat pelantikan Raja Soppeng, Sungai Walennae yang merupakan daerah purba dimana konon para peneliti mengatakan daratan pertama di Dunia ada di Afrika dan Indonesia yaitu Soppeng, disamping itu, di Soppeng banyak ditemukan fosil purba diantaranya fosil gajah, ikan, kura kura, babi rusa yang tidak ada duanya di Dunia yang berumur jutaan tahun, Selain itu, Soppeng juga mempunyai permandian air panas Lejja dimana air panas berasal dari gunung merapi purba”ungkap Kaswadi.
Turut hadir dalam kegiatan ini Anggota Forkopimda Soppeng, Para Kepala SKPD, para Pembina dan peserta pramuka perwakilan Kabupaten/Kota se Sulawesi Selatan